KREATIVITAS MASYARAKAT TERHADAP WISATA CAFÉ SUSU DESA KRUCIL KECAMATAN KRUCIL KABUPATEN PROBOLINGGO

 

KREATIVITAS MASYARAKAT TERHADAP WISATA CAFÉ  SUSU DESA KRUCIL KECAMATAN KRUCIL KABUPATEN PROBOLINGGO

Moch Maulana Ainul Yakin 230531100043
 Ilmu Komunikasi, Universitas Trunojoyo Madura (UTM)
 e-mail: mochmaulana4231@gmail.com

ABSTRAK

    Koperasi Unit Desa (KUD) yang berada di Kecamatan Krucil sangatlah penting bagi keberlangsungan hidup warga disana, bahkan sebagai sumber pendapatan utama mereka. KUD atau rumah susu ini berdiri atas kreativitas masyarakat setempat atas pengolahan susu . Dan sepakat untuk mendirikan café sebagai salah satu wisata yang ada diDesa Krucil Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo Metode penelitian adalah metode pemecahan masalah, atau metode pengembangan ilmu pengetahuan melalui penggunaan metode ilmiah yang sistematis dan logis.

I. PENDAHULUAN

        Susu merupakan bahan makanan yang mengandung protein, lemak, karbohidrat,  mineral, dan vitamin yang merupakan kebutuhan tubuh manusia. Konsumsi susu murni di Indonesia menurut data dari Susenas dari tahun 1993 – 2016 mengalami peningkatan yaitu rata-rata sebesar 1,86 liter/kapita/tahun (Agustina, 2016:13). Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya konsumsi susu bagi masyarakat. Sejalan dengan adanya peningkatan konsumsi tersebut, produksi susu juga mengalami peningkatan. Menurut Badan Pusat Statistik Tahun 2018 produksi susu sapi segar Provinsi Jawa Timur pada tahun 2016 sebesar 492.460,62 ton, pada tahun 2017 sebesar 498.915,00 ton, dan pada tahun 2018 sebesar 508.894,00 ton. Sejalan dengan hal tersebut, teknologi pengolahan susu juga mengalami perkembangan. Susu tidak hanya diolah menjadi minuman tetapi juga makanan hingga kosmetik. Pengolahan susu dilakukan sebagai upaya agar susu lebih mudah dikonsumsi oleh masyarakat. 

    Susu dapat dihasilkan salah satunya melalui sapi perah. Pengembangan sapi perah dari segi kuantitas dan kualitas merupakan komponen penting dalam pengembangan persusuan nasional. Di Pulau Jawa, populasi sapi perah pada tahun 2012-2016 mengalami pertumbuhan sebesar 1,14 persen per tahun. Tercatat populasi sapi perah di Pulau Jawa mencapai 513,51 ribu ekor pada tahun 2015 dan 528,32 ribu ekor pada tahun 2016 (Agustina, 2016:9).

        Aktivitas bisnis yang ada di KUD Argopuro yaitu mengumpulkan susu segar dari peternak sapi yang menjadi anggota koperasi dan melakukan berbagai uji laboratorium untuk selanjutnya didistribusikan ke PT. Nestle. Selain didistribusikan ke PT. Nestle, KUD Argopuro juga melakukan kegiatan pengolahan susu dan mendistribusikan produknya langsung ke konsumen melalui Rumah Susu KUD Argopuro Krucil. Rumah Susu di KUD Argopuro awalnya merupakan outlet penjualan susu hasil olahan KUD Argopuro.

II.METODE

Metode penelitian adalah metode pemecahan masalah, atau metode pengembangan ilmu pengetahuan melalui penggunaan metode ilmiah yang sistematis dan logis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian

kualitatif adalah penelitian yang tidak dapat memperoleh hasil melalui prosedur statistik atau bentuk perhitungan lainnya (Rahardjo, 2010). Data yang dihasilkan dalam penelitian ini bukan dalam bentuk digital, melainkan berupa narasi, deskripsi, cerita, dokumen tertulis maupun tidak tertulis.

Pengumpulan data

Ada tiga metode atau alat pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini antara lain yaitu observasi atau pengamatan langsung ke lapangan, interview atau  wawancara dengan narasumber yang ahli dibidangnya dan  pengutipan literasi yang berkaitan dengan pokok pembahasan baik itu dari buku, jurnal atau berita harian dengan sumber yang jelas.

III. PEMBAHASAN

Koperasi Unit Desa (KUD) yang berada di Kecamatan Krucil sangatlah penting bagi keberlangsungan hidup warga disana, bahkan sebagai sumber pendapatan utama mereka. Motivasi berdirinya KUD Argopuro ini berawal pada tahun 1980 dengan didirikan sebuah koperasi yang bernama BUUD, pada awalnya BUDD tersebut hanya sebatas penyediaan bahan pakan ternak dan pupuk tanaman. Hari demi hari berjalan, akhirnya BUDD tersebut mulai ditinjau lebih jauh oleh pemerintah pada masa itu, BUDD tersebut dinilai memiliki latar geografis yang strategis untuk digunakan untuk budidaya hewan ternak terutama sapi perah dengan prospek menjanjikan. Hingga sekitar tahun 1980 koperasi tersebut mulai berganti nama menjadi KUD Argopuro dan memiliki badan hukum sendiri (Suloso, komunikasi pribadi, 4 Mei 2021)

Di desa menuju lokasi KUD (café susu) Argopuro krucil Probolinggo, yang di mana dipenuhi oleh pepohonan, semak belukar yang sangat alami di lereng-lereng gunung dan sekitarnya. Dari lereng gunung tersebut disitulah koperasi unit desa Argopuro yang bergerak di sektor sapi perah ini tinggal. Dari semua kelihatannya pada lokasi pegunungan yang jauh dari perkotaan, akan tetapi di sana banyak kegiatan di dalam melalui usaha maupun eksis yang menjalankan roda ekonomi pada khususnya bagi masyarakat di sekitar desa tersebut. 

KUD Argopuro saat ini memiliki alat khusus dalam membuat pakan ternak dapat menghasilkan 3,5 ton dalam setiap prosesnya, dan rata-rata waktu produksi adalah 8 jam sehari, atau 4 kali sehari. Fakta membuktikan bahwa alat ini mampu meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi susu sapi. Dari segi kualitas susu dalam kandungan bakteri terdapat patokan tertentu. Antusias masyrakat sekitar atas berdirinya café rumah susu yang menghimpun kreativitas masyarakat atas olahan susu.

IV.Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekonomi pedesaan yang dikembangkan di Desa Krucil ini sudah cukup baik.  Ekonomi pedesaan yang dipakai menjadikan sektor produksi susu sapi sebagai salah satu komoditi utama sekaligus stabilisator atau penstabil perekonomian di masyarakat Kecamatan Krucil melalui peran penting KUD Argopuro. Program kerja sebelum dan sesudah pandemi relatif sama, yang membedakan hanya penambahan SOP (Standar Operasional Prosedur)

DAFTAR PUSTAKA

Agustina, 2016, Skrining Fitokimia Tanaman Obat Di Kabupaten Bima. Program Studi Pendidikan Kimia Jurusan Pendidikan MIPA STKIP Bima, Cakra Kimia (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry) Volume 4, Nomor 1.

Rahardjo2010. Pembangunan Kawasan dan Tata Ruang. Graha. Ilmu: Yogyakarta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEINDAHAN AIR TERJUN JARAN GOYANG DESA GUYANGAN KECAMATAN KRUCIL KABUPATEN PROBOLINGGO

PESONA KEINDAHAN PARIWISATA ECOPARK DESA BERMI KECAMATAN KRUCIL KABUPATN PROBOLINGGO